Bagian 7: Wisuda Dua minggu berlalu, setelah kejadian terakhir yang Melati tak pernah menduganya bisa menghabiskan waktu bersama Revan. Kini pemuda itu sudah jarang mengirimkan pesan kepada Melati, tidak seperti biasanya. Bukannya Melati berharap akan dikirimi pesan selalu, tapi belakangan ini Revan hanya mengirim sekali hingga dua kali dalam dua hari, selanjutnya tidak lagi. Biasanya saat Melati sedang sibuk sekalipun, akan terdapat sebuah pesan di hapenya walaupun baru ia baca tiga sampai enam jam kemudian. Melati mengerti, memang dua minggu ini Revan sedang disibukan untuk persiapan sidang skripsinya. Melati ingat itu, saat pemuda berambut gondrong itu mengatakan akan sidang skripsi dua minggu lagi. Mungkin itu yang menyababkan Revan jadi jarang menghubungi Melati, ia sedang sibuk dan ingin fokus pada sidang skripsinya. Hari ini kegiatan Melati di kampus hanya kuliah biasa, tidak ada rapat, tidak ada yang menegangkan juga tidak ada yang menyenangkan. Harinya terasa monot...
Melalui aksara, aku bercerita. Melalui aksara, aku menumpahkan rasa. Melalui aksara, aku menyembuhkan luka.